Psikologi? Jurusan yang ntar kerjanya ngurusin orang stress ma sakit jiwa ya?
Itu adalah salah satu pertanyaan orang-orang disekitarku saat mereka bertanya kenapa aku mengambil jurusan ini. Di daerahku masih banyak orang yang belum mengerti apa itu psikologi, bagaimana nanti prospek lapangan kerja seorang sarjana psikologi, dan apa sih gunanya seorang psikolog.
Baiklah, aku akan sedikit menjelaskan tentang apa itu psikologi secara umum. Psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang perilaku manusia dimana perilaku tersebut merupakan manifestasi dari jiwa seseorang. Jadi perilaku yang dimunculkan oleh seseorang merupakan gambaran tentang bagaimana keadaan jiwanya. Apakah dia sedang marah, senang, sedih, dan lain-lain.
Sayangnya di daerahku tenaga kerja psikolog masih sedikit. Wajar saja kalau banyak orang yang belum mengerti tentang psikologi. Bahkan orang-orang disekitarku juga begitu saat tahu bahwa aku mengambil jurusan psikologi. Kebanyakan dari mereka bertanya, psikologi tuh ntar kerjanya dimana sih? kenapa nggak jadi dokter aja sekalian? Bahkan ada juga yang bilang, kamu ngambil jurusan psikologi karena mata kuliahnya santai ya? :'(
Sedih banget waktu dengar komentar-komentar seperti itu. Seolah meremehkan aku karena aku tak mau jadi dokter, mereka pikir aku tak mau sibuk belajar seperti mahasiswa calon dokter. Bukan itu alasanku memilih jurusan psikologi. Aku sangat tertarik dengan jurusan ini. Sejak smp, aku suka melihat ketika ada acara gosip selebriti atau berita kriminal, kemudian ada psikolog yang memberikan penjelasan kenapa si artis atau tersangka dalam berita kriminal tersebut berbuat demikian. Aku kagum dengan psikolog tersebut. Mereka bisa memahami perilaku seseorang. Kalau orang awam melihat berita kriminal misalnya saja tentang pencurian, kebanyakan pasti mengatakan ah dia maling karena emang dia panjang tangan, atau oh dia miskin makanya suka mencuri. Tapi seorang psikolog bisa meneliti dan memandang kasus tersebut dari sisi lain. Mungkin saja dia mencuri karena mengidap kleptomania, atau mungkin faktor lingkungan disekitarnya membuat dia tumbuh menjadi seorang pencuri. Hal itulah yang membuatku tertarik untuk mempelajari ilmu psikologi. Di daerahku masih lekat dengan persepsi orang-orang bahwa Dokter adalah profesi yang paling bagus, bergengsi, banyak uangnya, dan lain-lain. Aku tidak mau kalau misalnya saja aku menjadi dokter hanya karena mengikuti pemikiran orang-orang bahwa ini loh dokter itu pekerjaan yang bergengsi dan hebat. Tapi aku ingin menekuni bidang yang memang sesuai dengan bakat dan minatku. Dokter memang lebih banyak dikenal. Sedangkan Psikologi? Mereka saja masih awam dengan istilah tersebut. Yang mereka tahu bahwa psikolog erat kaitannya dengan orang sakit jiwa. Padahal psikologi itu luas sekali. Psikologi sendiri banyak konsentrasinya. Misalnya saja psikologi klinis; nantinya bisa jadi terapis, konselor psikologis. Biasanya kerja di biro psikologi atau RSJ. Selain itu ada psikologi industri, bisa jadi konsultan perusahaan. Biasanya kerja di LSM, kepolisian, Dinsos, dll. Psikologi perkembangan, bisa jadi konselor perkembangan, terapis perkembangan. Biasanya kerja di PAUD, TK, Panti Jompo. Psikologi pendidikan, kerjanya di sekolah-sekolah. Coba saja sebutkan jenis usaha profesional yang tidak menggunakan psikolog?? Itu artinya psikolog dibutuhkan dimana-mana. :)
Intinya semua pekerjaan itu baik asalkan halal. Mau jadi psikolog, dokter, guru, perawat, polisi, ataupun yang lainnya, semuanya tergantung pada pribadi kita masing-masing bagaimana kita menjalani proses belajar kita untuk bisa menjadi seperti apa yang kita inginkan.
Ingat, apa yang terjadi pada diri kita di masa depan adalah pilihan kita di masa ini. :)
Ingat, apa yang terjadi pada diri kita di masa depan adalah pilihan kita di masa ini. :)



